Informasi Peluang Bisnis Mudah

Grosir Batik Distroku
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Mancanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Mancanegara. Tampilkan semua postingan

Peluang kuliah gratis di luar negeri

Pernahkah kita membayangkan bisa kuliah dengan gratis atau biaya sangat minim tanpa beasiswa? Banyak dari kita merasa ini hanya mimpi kosong di tengah semakin maraknya komersialisasi pendidikan dan semakin melambungnya biaya kuliah akibat pernah diberlakukannya UU Badan Hukum Pendidikan. Meskipun UU BHP ini sudah dicabut saat ini, biaya belajar di perguruan tinggi sudah terlanjur mahal dan menciptakan lebih dalam lagi jurang kesenjangan dan diskriminasi belajar.

Apa yang bisa dilakukan apabila semua universitas di Indonesia menutup pintu karena kita memiliki keterbatasan dana dan hambatan birokratis untuk bisa kuliah di Indonesia? Banyak jalan yang bisa kita lakukan untuk mengenyam pendidikan tinggi meskipun memiliki berbagai keterbatasan.

Jalan tersebut bisa disesuaikan dengan tujuan kenapa kita ingin mengenyam pendidikan tinggi. Apakah tujuan kita masuk universitas untuk menuntut ilmu yang kita minati setinggi-tingginya? Untuk modal mencari kerja? Untuk bisa berhubungan dan berjejaring dengan para akademisi di kampus?Apapun tujuan kita berpendidikan tinggi, akses untuk mendapatkan pendidikan tersebut secara terjangkau bisa didapat lewat teknologi. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat dalam 1 dekade terakhir telah memungkinkan seseorang belajar dari jarak jauh sebaik belajar di kelas tatap muka. Inovasi-inovasi teknologi tersebutlah yang kemudian mendorong banyak universitas membuat Open Course Ware (OCW), yaitu sistem yang memungkinkan dibagikannya secara gratis materi kuliah yang dibuat oleh berbagai universitas via internet.

Gerakan ini dimulai tahun 1999 oleh University of Tübingen di Jerman dan kemudian diikuti oleh puluhan universitas di 46 negara (data Open Course Ware Consortium tahun 2011).Berbagai universitas telah membuka akses perkuliahan mereka. Sebut saja Tokyo Institute of Technology di Jepang, Taipe Medical School di Taiwan, University of Notre Dame di Belanda, King Khalid University di Saudi Arabia, Yale di Amerika Serikat dan masih banyak lagi. Mata kuliah yang ditawarkan di setiap universitas jumlahnya beragam dari puluhan hingga ribuan mata kuliah, dari mata kuliah yang umum dipelajari di universitas-universitas di Indonesia sampai yang tidak ada di Indonesia seperti mata kuliah Satellite engineering, Computer Games and Simulations, Lego Robotics, Digital Anthropology, 20th Century Art, The Ancient City, Reading Poetry, dan lain-lain.Tahapan perkembangan Open Course Ware universitas-universitas ini beragam dari yang masih dalam tahap pengembangan sampai pada tahap yang maju seperti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Standord University yang merupakan dua di antara universitas papan atas di Amerika Serikat. OCW universitas yang masih dalam tahap perkembangan biasanya memberikan akses terhadap materi kuliah tetapi tidak kepada dosen-dosen mereka dan tidak memberikan gelar, kredit, atau sertifikat terhadap mereka yang belajar melalui sistem OCWnya.

Pembelajar juga tidak harus mendaftar.Di OCW universitas-universitas yang sudah maju seperti di MIT dengan program MITx nya kita bisa mengikuti kuliah onlinenya secara langsung, diajar oleh para professor MIT, berdiskusi dan berinteraksi dengan mahasiswa MIT di kampus dan mahasiswa online lainnya, diberi tugas yang sama dan diberi umpan balik tentang perkembangan belajar kita sama seperti mahasiswa mereka. Apabila kita menguasai mata kuliah yang diambil maka kita juga akan diberi sertifikat oleh MITx.Contoh lainnya adalah program-program kuliah online singkat dan gratis serta bersertifkat dari Stanford University seperti yang sudah dilakukan yaitu Introduction to Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Introduction to Database dan yang akan dibuka di tahun 2012 meliputi berbagai program di bidang Entrepreneurship, Medicine, Civil Engeenering, Electrical Engineering, dan Computer Science. Dalam program ini Stanford University menurunkan professor-professor mereka untuk mengajar puluhan ribu peserta kuliah online di seluruh dunia, memberi mereka tugas serta memeriksa tugas peserta didik onlinenya untuk memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan melebihi standar sebelum diluluskan dari program tersebut. Stanford University juga mengembangkan ClassX sehingga baik kelas perkuliahan, diskusi, ataupun seminar serta pelatihan mereka bisa diakses secara langsung oleh siapa saja.Kalau kita menginginkan model universitas yang menawarkan program bergelar, model universitas seperti University of People (UoP) patut dipertimbangkan.

Meskipun masih dalam proses akreditasi di Departement Pendidikan Amerika Serikat, Universitas yang didirikan tahun 2009 oleh Shai Reshef sudah menawarkan 2 program bergelar yaitu Business Administration dan Computer Science. Dekan serta kepala akademisnya berasal dari New York University, Emory University dan Columbia University. Calon mahasiswa / mahasiswanya hanya dikenai biaya yang nominalnya tergantung dari mana mahasiswa berasal yaitu sebesar 10-50 US$ untuk pendaftaran dan 10-100 US$ per mata pelajaran untuk biaya pemrosesan ujian. Selain biaya tersebut, tidak ada lagi biaya yang harus dibayar.

Tidak adanya biaya kuliah di UoP ini merupakan penerapan dari motto nya yaitu “Pendidikan, seperti halnya demokrasi, seharusnya menjadi hak, bukan hak istimewa.” Universitas yang bermarkas di California ini hanya dalam waktu 2 tahun sudah memiliki 1200 mahasiswa dari 121 negara.

Meskipun berbiaya sangat rendah, bukan berarti UoP akan menerima setiap aplikasi calon mahasiswa. Kenyataannya selama 2 tahun beroperasi, hanya 3 persen pendaftar yang diterima kuliah di sana.Baik kesempatan kuliah gratis yang diberikan melalui Open Course Ware universitas-universitas di atas maupun kuliah berbiaya rendah seperti di University of People memang masih perlu terus berkembang untuk bisa sampai pada tahap yang setara dengan program-program berbayar yang ditawarkan oleh universitas-universitas di dunia.

Beberapa mata kuliah dan jenis program yang membutuhkan sesi tatap muka tentu akan sulit diakses melalui program belajar online ini sehingga masih diperlukan upaya bagaimana membuat sesi tatap muka juga mungkin dan bisa diakses dengan mudah. Tetapi usaha institusi-institusi pendidikan tinggi ini untuk memberi kesempatan belajar di level perguruan tinggi bagi siapa saja secara cuma-cuma atau biaya sangat rendah merupakan usaha luar biasa yang perlu dimanfaatkan.

Dengan semakin terbukanya akses terhadap materi perkuliahan, para professor dan partner belajar dari universitas-universitas di berbagai negara, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak menyamakan kemampuan dengan mereka yang dengan mudah bisa kuliah di univeritas-universitas prestisius dunia. Kita sekarang memiliki kesempatan belajar yang sama.

Tanpa gelar sekalipun kita bisa menimba ilmu yang sama dari orang dan institusi yang sama. Tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa kuliah. Meskipun kita hidup, bekerja dan mengabdi di tanah air, belajar di universitas-universitas mancanegara tetap bisa kita lakukan dengan biaya tidak lebih dari biaya mengakses internet. Gelar bisa menunggu tetapi kemampuan untuk mengenyam pendidikan tinggi jangan ditunda.

Tips Strategi Promosi ke Luar Negeri Melalui Internet

Tips Strategi Menembus Pasar Luar Negeri Melalui Internet
Jika kita berhasil menembus pasar ekspor hanya melalui Internet, maka margin usaha kita akan tinggi, mengingat salah satu biaya terbesar eksportir adalah biaya promosi roadshow di luar negeri.

Bagaimana strateginya? Di bawah ini saya uraikan beberapa strategi mendasar yang wajib dilakukan.

INTERNET merupakan sebuah jaringan komputer dunia, yang tidak mengenal batas antara negara. Kita bisa terhubung dengan siapa saja di belahan dunia lain melalui Internet dengan begitu mudahnya. Dengan karakter seperti itu, semestinya Internet dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk menembus pasar ekspor. Kita bisa menenjual barang ke manca negara tanpa harus melalukan pameran di luar negeri atau bertemu langsung dengan calon buyer secara lansung.

Berikut adalah Tips Strategi Menembus Pasar Luar Negeri Melalui Internet :


Memiliki Situs Web yang Sesuai Pasar.

Memiliki situs web adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk menembus ekspor via Internet. Melalui situs web inilah calon pembeli mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai siapa kita, barang apa saja yang diproduksi, berapa besar kapasitas produksi, bagaimana kualitas barang, serta informasi pendukung lainnya. Anggaplah ini sebagai catalog produk yang biasanya dicetak oleh para eksportir dan disebarluaskan ke calon-calon buyernya di berbagai Negara. Bedanya, di situs web kita bisa memperbarui produk-produk dengan mudah dan cepat sehingga calon buyer selalu mendapat informasi terbaru.

Tentu saja, situs web bukan hanya pengganti katalog produk. Situs web juga sebuah media komunikasi yang interaktif dengan calon pembeli. Oleh karena itu, situs web harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk berkomunikasi langsung, baik dalam bentuk email maupun chat.

Kecuali itu, karakter situs harus disesuaikan dengan karakter pasar. Jika ingin lebih mudah menembus pasar Eropa misalnya, desain situs web sebaiknya sederhana, klasik, tanpa animasi aneh-aneh, karena memang seperti itulah kebanyakan karakter desain Eropa. Sebaliknya, jika ingin menembus Amerika Serikat, karakter desain yang modern kreatif akan mempermudah orang Amerika untuk tertarik membuka situs web kita.

Untuk bahasa, apa boleh buat, bahasa Inggris adalah sebuah keharusan. Namun jika ingin lebih efektif lagi menembus Eropa, buat beberapa versi bahasa untuk negara-negara yang lebih nyaman dengan bahasa ibunya, misalnya Perancis dan Spanyol.



Search Engine Friendly

Pengguna Internet memiliki perilaku khusus dalam hal mencari informasi produk. Mereka tidak terlalu suka langsung masuk ke situs web sebuah perusahaan dan mencari informasi produknya di sana. Mereka lebih senang mencarinya melalui search engine seperti Google, Yahoo!, MSN Live dan lainnya. Statistik dari berbagai lembaga riset menunjukkan, sekitar 68% pengguna Internet mencari informasi produk melalui mesin pencarian.

Oleh karena itu, wajib hukumnya memiliki situs web yang search engine friendly. Situs yang memenuhi standar ini akan mudah dan cepat diindeks oleh berbagai search engine utama, seperti Google, Yahoo! dan MSN Live. Banyak perusahaan yang seringkali abai dengan hal-hal semacam ini. Perhatian mereka lebih terfokus pada tampilan – indah tidaknya – sebuah situs. Padahal, search engine friendly ini justru memiliki nilai startegis agar mudah dicari pengguna Internet.



Menguasai Keyword yang Tepat

Jika kita berjualan furniture, maka kita harus melakukan audit, apakah ketika pengguna Internet mengetik keyword atau kata-kata kunci yang berkaitan dengan furniture itu, situs kita berada di halaman hasil pencarian yang strategis? Tidak harus no nomor satu hasil pencarian. Berada di halaman satu hasil pencarian sudah cukup bagus. Bagaimana pun, pengguna Internet masih rela membaca hasil pencarian sampai halaman ke lima.

Meski demikian, penguasaan kata kunci pun perlu strategi khusus. Saya sering bertemu dengan pemilik situs yang bangga bahwa kata kunci nama domiannya menduduki nomor satu hasil pencarian di search engine. Sebenarnya itu hal yang biasa saja. Yang justru harus diriset dengan serius adalah, kata kunci apa yang diketik oleh calon buyer kita berkaitan dengan produk yang kita tawarkan. Ketika kita menjual handphone misalnya, akankah menggunakan kata kunci handphone, mobile phone, atau cell phone? Memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan produk yang kita jual ke negara-negara tertentu amat strategis dalam menembus ekspor.



Promosi Online

Meski calon buyer akan datang dengan sendirinya jika situs kita search engine friendly dan menguasai keyword yang tepat, tetap saja sebuah web yang berorientasi penjualan harus dipromosikan dengan serius untuk mendapatkan pengunjung berkualitas. Sedikitnya ada tiga hal yang penting dilakukan.

Pertama, bergabung dengan e-marketplace dunia, seperti Alibaba.com, Globalsources.com dan eBay.com serta emarket place vertical yang sesuai dengan produk yang kita jual. Di tempat maya itulah para buyer dan seller seluruh dunia bertemu. Memang di sana persaingan amat ketat, banyak penjual produk yang sama dari negara lain atau bahkan dari sesama perusahaan Indonesia. Namun dari situlah kita akan mudah ditemukan oleh calon pembeli yang serius.

Kedua, bergabung dengan social networking dunia. Karena yang bergabung di social networking itu manusia, maka sebaiknya eksekutif perusahaan, bukan perusahaanya, yang bergabung ke socian networking itu. Jika ingin menembus pasar luar negeri, maka salah satu yang saya rekomendasikan adalah Linkedin.com. Inilah jaringan social dunia maya para eksekutif dan pebisnis dunia. Masuklah ke sana, bergabunglah dengan kelompok-kelompok orang yang diasumsikan membutuhkan produk kita.

Ketiga, promosi melalui Google Adwords, yang amat bermanfaat ketika kita tidak mampu menguasai keyword-keyword tertentu.



Paham Seluk Beluk Ekspor

Ini langkah strategis yang harus disiapkan jauh-jauh hari. Percuma saja kita mendapatkan banyak potential buyer jika kita pada akhirnya tidak bisa mengirim barangnya ke negara tujuan karena tidak paham prosedur ekspor. Hal lain yang harus jadi perhatian adalah soal pembayaran. Kita harus paham betul soal LC dan prosedur pembayaran gara jangan sampai kita tertipu. Selalu ada saja peluang kita ditipu oleh buyer yang mau menerima barang tapi enggan membayar. Apalagi di dunia Internet, di mana kita tidak pernah bertemu dengan buyer kita.

Oleh karena itu, lengkapilah diri dengan ilmu ekspor impor.

Selamat menembus pasar luar negeri melalui dunia maya!

Pengertian Ekspor & Impor serta makanisme Ekspor/Impor

Pengertian/Definisi Ekspor/Impor serta makanisme Ekspor/Impor
Kegiatan menjual barang atau jasa ke negara lain disebut ekspor, sedangkan kegiatan membeli barang atau jasa dari negara lain disebut impor, kegiatan demikian itu akan menghasilkan devisa bagi negara. Devisa merupakan masuknya uang asing kenegara kita dapat digunakan untuk membayar pembelian atas impor dan jasa dari luar negeri, Kegiatan impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Produk impor merupakan barang-barang yang tidak dapat dihasilkan atau negara yang sudah dapat dihasilkan,tetapi tidak dapat mencukupi kebutuhan rakyat.

Produk ekspor dan impor dari negara Indonesia

Secara umum produk ekspor dan impor dapat dibedakan menjadi dua yaitu barang migas dan barang non migas. Barang migas atau minyak bumi dan gas adalah barang tambang yang berupa minyak bumi dan gas. Barang non migas adalah barang-barang yangukan berupa minyak bumi dan gas,seperti hasil perkebunan,pertanian,peternakan,perikanan dan hasil pertambangan yang bukan berupa minyak bumi dan gas.

A. Produk Impor Indonesia

Indonesia mengimpor barang-barang konsumsi bahan baku dan bahan penolong serta bahan modal. Barang-barang konsumsi merupakan barang-barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,seperti makanan, minuman, susu, mentega, beras, dan daging. bahan baku dan bahan penolong merupakan barang- barang yang diperlukan untuk kegiatan industri baik sebagai bahan baku maupun bahan pendukung, seperti kertas, bahan-bahan kimia, obat-obatan dan kendaraan bermotor.

Barang Modal adalah barang yang digunakan untuk modal usaha seperti mesin, suku cadang, komputer, pesawat terbang, dan alat-alat berat. produk impor indonesia yang berupa hasil pertanian, antara lain, beras, terigu, kacang kedelai dan buah-buahan. produk impor indonesia yang berupa hasil peternakan antara lain daging dan susu.

Produk impor Indonesia yang berupa hasil pertambangan antara lan adalah minyak bumi dan gas, produk impor Indonesia yang berupa barng industri antara lain adalah barang-barang elektronik, bahan kimia, kendaraan. dalam bidang jasa indonesia mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.

B. Produk ekspor Indonesia

Produk ekspor Indonesia meliputi hasil produk pertanian, hasil hutan, hasil perikanan, hasil pertambangan, hasil industri dan begitupun juga jasa.

a. Hasil Pertanian

Contoh karet, kopi kelapa sawit, cengkeh,teh,lada,kina,tembakau dan cokelat.

b. Hasil Hutan

Contoh kayu dan rotan. Ekspor kayu atau rotan tidak boleh dalam bentuk kayu gelondongan atau bahan mentah, namun dalam bentuk barang setengah jadi maupun barang jadi, seperti mebel.

c. Hasil Perikanan

Hasil perikanan yang banyak di ekspor merupakan hasil dari laut. produk ekspor hasil perikanan, antara lain ikan tuna, cakalang, udang dan bandeng.

d. Hasil Pertambangan

Contoh barang tambang yang di ekspor timah, alumunium, batu bara tembaga dan emas.

e. Hasil Industri

Contoh semen, pupuk, tekstil, dan pakaian jadi.

f. Jasa

Dalam bidang jasa, Indonesia mengirim tenaga kerja keluar negeri antara lain ke malaysia dan negara-negara timur tengah.


C. Manfaat kegiatan ekspor dan impor

Berikut ini manfaat dari kegiatan ekspor dan impor

1. Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

2. Pendapatan negara akan bertambah karena adanya devisa.

3. Meningkatkan perekonomian rakyat.

4. Mendorong berkembangnya kegiatan industri

D. Kegiatan pertukaran barang dan jasa antara Indonesia dan luar negeri

Secara umum pertukaran barang dan jasa antara satu negara dengan negara lain dilakukan dalam bentuk kerjasama antar lain:

1. Kerjasama Bilateral

kerjasama bilateral adalah kerjasama yang dilakukan oleh kedua negara dalam pertukaran barangdan jasa.

2. Kerjasama regional

kerjasama regional adalah kerjasama yang dilakukan dua negara atau lebih yang berada dalam satu kawasan atau wilayah tertentu.

3. Kerjasama multilateral

kerjasama multilateral adalah kerjasama yang dilakukan oleh lebih dua negara yang dilakukan dari seluruh dunia.

Peluang Bisnis Makanan Ringan Ekspor Mancanegara

Peluang Bisnis Makanan Ringan ke Mancanegara__ Bisnis Makanan Ringan Merupakan Bisnis yang amat menarik. Banyak jenis makanan ringan dan minuman dari Eropa, China, Jepang, Taiwan, Vietnam, dan Timur Tengah, tetapi produk-produk usahawan Indonesia mampu menerobos hingga jauh ke pedalaman sejumlah negara.

Di Mal Gum dan beberapa sentra perbelanjaan di pusat kota Moskwa, Rusia, dijumpai sejumlah makanan ringan produk Indonesia. Ada biskuit Regal, Malkis, belasan produk kacang Garudafood, permen, kerupuk dari Sidoarjo, kopi dari Toraja, dan sebagainya. Hal yang sama ditemukan di kawasan Pudong dan The Bund, Shanghai. Ada pula di sejumlah kota di India, Hongkong, Singapura, dan Malaysia.

Mengapa bisa Bisnis Makanan ringan menembus sejumlah negara?

Para produsen rajin memasarkan dan mengomunikasikan produknya ke negara lain. Sejumlah produsen, seperti Garudafood dan Mayora, bahkan memasang orangnya di sejumlah kota di beberapa negara yang banyak penduduknya. Dana miliaran rupiah dikeluarkan untuk memasarkan produk di panggung negara sahabat. Jangan kaget, omzet sebuah produk makanan camilan di tiga negara bagian di India mencapai hampir Rp 25 miliar per tahun. Bukan angka besar untuk sebuah perusahaan raksasa, apalagi kalau bertarung di pentas dunia.

Namun perlu melihat dengan bijak. Ini baru di India, bagaimana dengan ekspansi di Asia Tenggara, Asia Timur, Afrika, Eropa, Amerika Serikat. Yang menarik, menurut cerita para eksekutif Garudafood, saat ini mereka tidak mungkin bisa menembus pasar begitu banyak negara, di lima benua. Mereka hanya masuk di dua puluhan negara, selebihnya saudagar luar negeri datang ke Indonesia dan beli sendiri di Pati, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Padang.

Selain produk makanan ringan, produk kerajinan juga terlihat di sejumlah negara. Bahkan minyak gosok cap Tawon dan minyak kayu putih bisa ditemukan di Frankfurt, Amsterdam, Shanghai, Hongkong, Singapura, Kuala Lumpur, dan New York.

Kendati belum merupakan gambaran mutlak, ini sebuah indikasi kecil bahwa produk-produk Indonesia mampu bersaing di wilayah kompetitif dunia. Masalahnya, perlu ada elan dan energi yang jauh lebih besar untuk membuat produk lebih massal agar lebih menyebar jauh ke pedalaman banyak negara. Pemerintah melalui kedutaan, konsulat, dan jaringan di luar negeri bisa membantu.

China bisa menjadi raksasa ekonomi kedua terbesar di dunia karena ada segenap tenaga besar yang bekerja. Ada koordinasi dan dukungan kuat dari rezim yang berkuasa. Para industriawan China pun tidak main-main dalam bekerja. Mereka memiliki kultur bisnis yang kuat. Etos kerja, disiplin, dan kreasi yang luar biasa. Hasilnya, produk mereka ada di seluruh pasar sejagat.

Usahawan dan juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi menyatakan, memang membanggakan kalau produk makanan ringan Indonesia mampu menembus pasar di sejumlah negara. Mampu masuk pasar luar negeri berarti di dalam negeri produsen tersebut sudah unggul.

Akan tetapi, untuk bisa meraih Peluang Bisnis Makanan Ringan ke Mancanegara ini para produsen Indonesia harus bekerja jauh lebih keras dan kreatif karena kenyataannya pasar dalam negeri tidak kuat, mudah ditembus produsen luar negeri. Cobalah masuk ke pusat perbelanjaan besar dan kecil di sejumlah kota. Kita akan menemukan banyak produk China, Malaysia, Hongkong, dan Jepang. Malaysia bahkan mampu menjadikan Indonesia sebagai pasar utama. Data menyebutkan, 37 persen ekspor makanan asal Malaysia masuk Indonesia. Kelas menengah Indonesia kini 60 juta jiwa. Otomatis Indonesia menjadi pasar sangat subur.

Sumber Kompas.

Semoga bermanfaat..!!!!!!!!

Peluang Pengusaha Sumut Di Malaysia

Peluang Pengusaha Sumut Di Malaysia Terbuka Lebar

"Kami akan terus melakukan terobosan, bukan untuk menciptakan saingan, tapi bermitra kepada siapa saja agar Pemuda Pancasila denganpengusaha pemudanya dapat lebih dikenal di dunia internasional," ujar Said Aldi yang juga mantan Ketua BPD HIPMI Sumut.

Medan,(Analisa). Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, Puan Noorlin Othman menyambut baik langkah Lembaga Pengusaha Pemuda Pancasila (LPPP) MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara menjajaki kerjasama dan peluang bisnis di Malaysia.
Bahkan Puan Noorlin mengajak pengusaha muda dari LPPP yang dipimpin Said Aldi Al Idrus segera membangun networking dengan pengusaha Malaysia.

"Saya rasa sangat memungkinkan, sebab banyak hasil budaya dan sumber daya alam RI - Malaysia hampir sama, jadi kebutuhannya juga hampir serupa, dan dapat disuplai dari dan ke masing-masing negara," ujar Noorlin ketika menerima silaturahmi LPPP MPW Pemuda Pancasila Sumut, Rabu (25/1).di kantornya Jalan Diponegero Medan.

Dikatakannya, hasil kerajinan (handicraft) Sumut banyak yang bagus - bagus, misalnya ulos, kain songket, kerajinan rotan, kulit dan sepatu, hanya saja ketika para wisatawan Malaysia dan negara lainnya mencari produk dimaksud, sulit sekali menemukannya.

Hasil alam, katanya, juga berpotensi besar, misalnya Malaysia kini sangat membutuhkan kulit keras (kemiri - red), batang serai, kelapa dan banyak lagi lainnya. Di Indonesia bahan - bahan ini sangat mudah dicari, sementara harganya sangat bagus di Malaysia. Misalnya saja, batang serai saja dihargai sampai 50 sen per batang, atau 2 ringgit per ikat yang berisi 5 batang.

Dia menilai, bisnis yang sangat menguntungkan ini dapat dilakukan dengan sistem yang baik dan pelaku bisnis harus berkelompok. "Kami sebagai konsul hanya dapat memfasilitasi dan memediasinya," kata Noorlin.

Menyikapi hal itu, Ketua LPPP, Said Aldi Al Idrus menyatakan terima kasih dan siap bekerjasama serta membuka jaringan agar peluang bisnis di Malaysia bisa terwujud.

Terobosan

LPPP sebagai lembaga milik organisasi pemuda terbesar di Sumut ini, bahkan akan mendirikan Pusat Informasi UKM untuk mempermudah para pengusaha UKM melakukan bisnisnya.

Said yang juga Ketua Rempala Indonesia mengucapkan terima kasih mendalam atas dukungan dan kepercayaan Ketua MPW PP Sumut Anuar Shah atau Aweng untuk aktivitas LPPP ke depan

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan LPPP MPW PP Sumut, Nuansa Rambe, menyatakan terima kasih mendalam atas kesediaan Konjen Malaysia di Medan sebagai fasilitator antara pengusaha RI-Malaysia. Kesuksesan acara Peluncuran Pariwisata Malaka, Peresmian Malaka Air dan Peresmian Sekretariat Dunia Melayu Dunia Islam di Sumut, yang melibatkan LPPP MPW PP Sumut dan Rempala Indonesia.

Peluang Pasar Batik di Luar Negeri



peluang pasar batik di mancanegara __Kepala Desa Klidang Wetan, Ta'as, di Batang, Sabtu, (09/04), mengatakan, prospek kerajinan batik motif Tiga Negeri itu mempunyai peluang cukup bagus untuk dipasarkan ke mancanegara karena kualitas warna tidak mudah buram dan mampu bertahan dalam kurun puluhan tahun.

Batik tulis bermotif Tiga Negeri produksi perajin Desa Klidang Wetan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah diminati konsumen mancanegara seperti China dan Jepang.

"Hanya saja, para perajin tidak dapat mengembangkan industri batik ini karena kesulitan permodalan," katanya.



Selain diminati konsumen mancanegara, katanya, kerajinan batik tulis itu juga dipasarkan ke Cirebon, Indramayu, Temanggung, Wonosobo, dan Magelang.

"Sepintas batik motif Tiga Negeri tak ada bedanya dengan batik motif pesisiran Pekalongan. Batik motif Tiga Negeri dikenal kuat dan berwarna cerah, lembut, dan tahan lama meskipun dipakai lama," katanya.

Menurut dia, batik motif Tiga Negeri mempunyai keistimewaan yakni jika sering dicuci, warna kain batik itu akan semakin mengkilat.

"Pembuatan batik ini memerlukan waktu memang cukup lama, yaitu sampai sekitar setengah tahun dan motifnya pun juga harus dibuat sabar," katanya.

Sedikitnya terdapat 14 jenis batik motif Tiga Negeri yaitu Banji, Gemblong, Sakiris, Gendhakan, Jeruk Noi, Kawung Dolar, Kawung Jenggot, Kluwungan, Kotak Kitir, Lancur, Materos Satrio, Nyah Pratin, Pelat Ati, Rama Gendhong, dan Tambal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batang, Suharyanto, mengatakan, penanganan kerajinan batik motif Tiga Negeri masih menunggu hasil kajian dari Dirjen Industri Kecil dan Menengah.

"Harga kain batik motif Tiga Negeri ini mampu mencapai satu juta rupiah lebih. Hanya saja kerajinan batik tersebut kurang berkembang karena perajin kesulitan permodalan," katanya.

"Jika dari hasil kajian menyebutkan batik motif Tiga Negeri layak dikembangkan maka perajin akan difasilitasi dengan sejumlah kemudahan seperti permodalan, dan pelatihan,"

Ekspor pakaian Muslim ke negara minoritas Muslim

Ekspor pakaian Muslim ke negara minoritas Muslim __ Meski ini mungkin untuk sementara, bidikan ini menunjukkan ada pasar ekspor lain untuk produk Muslim.

Beruntunglah ada komunitas. Berkat perkumpulan informal orang-orang satu minat ini, boleh dibilang, apapun bisa dicapai. Termasuk bisnis pun bisa dimulai dan dikembangkan dari komunitas.

Komunitas Tangan Di Atas (TDA) barangkali merupakan salah satu komunitas bisnis yang perkembangannya dahsyat. Salah satu anggotanya, Abdul Rahman Hantiar, merasakan manfaat komunitas ini.

TDA bekerjasama dengan PT Antheus Indonesia yang menyelenggarakan Indonesia Textile and Apparel Fair (ITAF) 2006. Anggota TDA mendapatkan dispensasi ikut menjadi peserta pameran secara gratis dengan persyaratan tertentu. Salah satu peserta yang ikut adalah Abdul Rahman Hantiar, 27 tahun. Hantiar memajang aneka produk yang semula dikembangkan istrinya sejak 2002 berupa produk-produk pakaian Muslim.

Tak dinyana, pameran ITAF yang mendatangkan calon buyer dari luar negeri itu, membuka pintu Hantiar untuk mengekspor produk-produknya. Memang tidak gampang karena ia baru bisa merealisasikan ekspornya satu tahun kemudian sejak pertama kali bertemu calon pembelinya itu. Tetapi itu sudah menjadi berkah yang begitu besar bagi Hantiar dan istrinya. “Banyak yang saya pelajari dari buyer saya itu. Sekarang saya sudah menganggap dia saudara,” katanya mengenai buyernya yang asal Dubai itu.

Tak Henti Korespondensi

Cara Hantiar mendekati calon buyer-nya patut dicontoh. Sejak pertama bertemu calon buyer-nya Hantiar terus melakukan komunikasi melalui surat elektronik (email). Ia kirimkan gambar produk yang akan diproduksinya. Lalu calon pembelinya itu memberi komentar ini-itu untuk perbaikan model dan lain sebagainya. Terus kirim ulang gambarnya. Kemudian diskusi berlangsung baik melalui email atau chatting via internet.

Untuk meyakinkan mitranya ia mengirimkan contoh produknya. “Untuk mengirim empat potong pakaian contoh (sample) menggunakan jasa Fedex diperlukan biaya sekitar Rp 1 juta (per 2 kg),” katanya. Ini belum produk sebenarnya.

Untuk menambah pengetahuan ekspornya ia ikut pelatihan ekspor yang diadakan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN). Program ini sebenarnya sudah pernah ia tempuh sebelum pameran ITAF berlangsung. Dan program kedua ia ambil lagi setelah pesanan itu ia dapat. “Jadi saya ikut pelatihan eksor dua kali. Yang terakhir karena memang saya akan praktek ekspor,” papar anggota Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Kerjasama Islamic Center Indonesia Departemen Ekonomi dan Bisnis itu

Jangan dikira ini pun mulus. Ketika si buyer memesan 5.000 potong pakaian Muslim di tengah-tengah proses produksi baru ketahuan kalau produknya kurang memenuhi standar buyer. Akibatnya sebanyak 2000 potong tak bisa dikirim. Jumlah pakaian sebanyak itu, kata dia, setara dengan nominal Rp 90 jutaan. Untunglah sisanya yang 3.000 potong bisa mengejar kualitas seperti yang dipesan. Maka pada bulan Ramadhan (Otober 2007) lalu Hantiar mengirim ekspor pertamanya sebanyak satu kontainer ke Dubai. Biaya pengiriman ini, kata dia, mencapai Rp 19 jutaan.

Meski ekspor awal tersendat, ia mendapatkan banyak pelajaran berharga dari prosesnya. Bersama buyer-nya ia pelan-pelan memperbaiki mutunya. “Permintaan buyer yang menuntut mutu tinggi membuat produk pakaian Muslim saya kini memiliki standar kualitas yang tinggi,” ia memaparkan salah satu keuntungan ekspornya. “Saya makin sadar kalau produsen Indonesia itu belum bagus kualitas kontrolnya. Selain itu mind set-nya belum best quality minded,” ujarnya.

Sejauh ini Hantiar memang belum memproduksi sendiri produk-produk yang akan diekspornya. Ia memanfaatkan jaringan kekerabatannya untuk memproduksi pakaian ekspornya. Tetapi sukses langkah pertama umumnya diikuti langkah berikutnya yang lempang. Hantiar pun mengalami hal serupa. Sekitar Februari ini ia sudah akan mengirim barang ekspornya ke buyer yang lain di negara yang berbeda. Aktifnya ia di Islamic Center menambah kekerabatannya di berbagai negara. Seorang calon pembelinya di Selandia Baru ia temukan dari organisasi itu meminta produk pakaian Muslimnya untuk dipasarkan di sana.

Ini memang unik, Selandia Baru yang penduduk Muslimnya minoritas ternyata memberikan peluang usaha yang lumayan. Ia bahkan tengah membidik negara-negara minoritas Muslim lain untuk memasarkan produknya dengan memanfaatkan komunitas Muslim dunia yang ia masuki. “Jika orang lain ramai-ramai memasuki pasar di negara yang penduduk Muslimnya besar saya justru membidik pasar negara yang penduduk Muslimnya minoritas, setidaknya untuk sementara ini,” ujarnya. Di Selandia Baru, pengguna produknya kemungkinan orang-orang Muslim asal Malaysia atau Pakistan, katanya.

Menurut dia, sebenarnya, dengan membidik pasar luar negeri (ekspor) itu bagi pakaian Muslim bukanlah sesuatu yang luar biasa kalau dilihat dari pangsa pasarnya. “Untuk jenis pakaian Muslim, pasar terbesar sebenarnya ada di dalam negeri,” kata dia. Tetapi bisa ekspor memberikan makna tersendiri. Apalagi itu bagi produk yang dimulai dari modal yang sekitar Rp 5 juta.

Ekspor Produk Lain

Bisnis garmen yang melakukan eskpor ini, menurut dia, sebenarnya bisnis yang dijalankan istrinya mulai tahun 2002 lalu dengan modal Rp 5 jutaan tadi. Ia sendiri sebenarnya mengeloa bisnis konsultan yang dimulai tahun 2001. Bisnis konsultannya ini ia jalankan dengan modal jauh lebih besar dari bisnis garmen istrinya. Namun sejak pameran ITAF itu ia kini justru ikut menggarap bisnis garmen yang dikelolanya bersama istri di bawah naungan PT Wahana Cipta Adhikarya (WCA).

Sekarang Hantiar sedang merintis WCA untuk menjadi holding company. Sudah tentu sebagai perusahaan induk WCA akan memiliki anak perusahaan. Salah satunya adalah yang menggarap industri multimedia. Ia sedang menggarap memproduksi multimedia untuk anak-anak Muslim. Selain itu baru-baru ini ia bekerjasama dengan sejumlah rekannya mendirikan usaha baru di bidang produk kerajinan. Yang dikembangkannya adalah kerajinan mebel dengan ukiran batik. Pada sekitar April 2008 mendatang ia dan rekannya akan ikut pameran di Prancis berkat dukungan dari KBRI di Paris.

Ceritanya, ia bertemu dengan seorang staf KBRI Paris di Jakarta. Dari sini lalu muncul tawaran untuk ikut pameran di sana. Tentu saja tak gampang menjadi peserta yang sejumlah akomodasinya ditanggung pemerintah ini. Paling tidak, kata Hantiar, produk itu harus dianggap layak mewakili Indonesia di pasar dunia. Selain itu, kapasitas produksinya juga harus sesuai dengan yang dipersyaratkan KBRI. “Maksudnya, jika suatu kali ada pesanan dari sana, produksinya bisa memenuhi pesanan itu,” kata dia. Ia tak tahu berapa kapasitas produksi minimal yang harus dipenuhi agar bisa mendapat kesempatan berpameran di sana. “Tapi saya hanya mengajukan proposal dan melakukan presentasi. Mungkin karena saya dianggap memenuhi syarat itu,” paparnya.

Produk yang akan ditawarkannya semacam meja atau kursi dengan ukiran batik dan produk kerajinan kayu lainnya. Ada sejumlah rekan yang berkecimpung di produk seperti ini yang mendukungnya, katanya. Ini langkah berikutnya yang akan ditempuh Hantiar. Jadi ibarat membuka pintu gerbang ketika ekspor pertamanya dilakukan, setelah itu pintu-pintu ekspor baru terbuka lebih mudah.

sumber Majalah

Desainer Perhiasan Dari Indonesia Eksis Bertarung di Pasar Dunia

Desainer Perhiasan Dari Indonesia Eksis Bertarung di Pasar Dunia

BPEN memboyong 16 perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut. Dari information yang terdapat di net site JA Jewelry Summer Show, peserta dari Indonesia yang menempati paviliun Indonesia di antaranya adalah, Putera Silver, Natalia Liu, CV Megrania Putra Nusantara, PT Brianwood Asia, Puspa Mega Silver, Mutumanikam Nusantara, Patra's Collection, dan sebagainya. Panitia bahkan menyiapkan penyambutan peserta dari Indonesia pada hari kedua pameran.

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) untuk pertama kalinya mengikuti pameran perhiasan di ajang JA Jewelry Summer Show 2008 New York, Amerika Serikat, 27-30 Juli 2008. Pameran tersebut merupakan pameran perhiasan terbesar di Amerika Serikat (AS) yang sudah dimulai sejak lebih dari 100 tahun lalu.

Partisipasi (Indonesia) dalam pameran ini merupakan salah satu peluang terbaik bagi perusahaan perhiasan Indonesia untuk menembus pasar Amerika Serikat yang merupakan importir terbesar untuk produk perhiasan,ujar Bachrul Chairi, Kepala BPEN. Pameran ini juga sebagai sarana mengetahui tren produk perhiasan mengingat perkembangan produk ini dinamis, ia melanjutkan.

Menurut information dari BPEN, impor perhiasan dunia mencapai nilai US$ 155,8 miliar. Jika dihitung dalam kurs rupiah Rp 9000/US$ saja angka itu berarti Rp one.400 triliun. Bandingkan dengan ekspor perhiasan Indonesia yang baru mencapai US$ 897 juta atau sekitar Rp 8 triliun. Pantas jika Indonesia berada di urutan 152 negara pengekspor perhiasan dunia. Ekspor perhiasan Indonesia ke AS sendiri pada tahun 2007 baru mencapai nilai US$ 66 juta atau sekitar Rp 594 miliar. AS merupakan tujuan ekspor perhiasan utama Indonesia.

Negara tujuan ekspor lainnya adalah Singapura, Hongkong, Uni Emirat Arab, Malaysia, Jepang, Swiss, Jerman, dan sebagainya. Di tatanan internasional, negara-negara utama pengimpor perhiasan setelah AS adalah Hongkong, Belgia, Inggris, Jerman, Swiss, Italia, Australia, Kanada, dan China. Karena itu, menurut Bachrul, peserta dari Indonesia yang diboyong BPEN ke sana bisa memanfaatkan pameran tersebut sehingga memperoleh transaksi besar. Selain itu, jika terjadi peningkatan ekspor perhiasan, sudah tentu akan membuka lapangan kerja baru baik di bidang perancangan desain, pengerjaan dan industri fashion yang langsung berhubungan dengan industri perhiasan, maupun pada industri pendukungnya seperti pariwisata.

Dari peserta yang dibawah BPEN, kebanyakan produsen perhiasan itu bergerak di bidang yang jadi unggulan Indonesia. Putra Silver, misalnya, merupakan eksporter kecil dari Bali yang memproduksi aneka produk perak. Perusahaan ini didirikan tahun 1981 dan sudah mengekspor produknya ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan Australia. Lalu Puspa Mega Silver yang memproduksi aneka produk perak dari mulai cincin, giwang, gelang dan sebagainya.

Ada pula CV Megrania Putra Nusantara. Perusahaan asal Semarang ini didirikan tahun 1990 oleh Mieke Sahala Hutabarat. Mieke merupakan seorang pecinta seni yang unik. Sejak sebelum menikah ia sering melancong ke luar negeri dan membeli barang-barang unik. ''Saya senang sovenir yang nyleneh, nyeni, dan antik,'' ujarnya seperti ditulis Republika, beberapa waktu lalu. Barang-barang antiknya itu dikumpulkan di rumahnya. Tahun 1990 ia mulai tertarik pada perhiasan logam. Karena ia termasuk pencinta karya klasik seperti batik, Wieke mencoba membuat ukiran ala batik di berbagai perhiasan logam (perak). Itulah mengapa ia senang menyebut karyanya sebagai batik logam, yang merupakan perpaduan antara batik, sulam, pahat, dan patung.

Pada awalnya ia hanya membuatnya untuk dipakainya sendiri. Namun lama-kelamaan banyak juga rekan-rekannya yang ingin membeli produknya itu. Sejak itulah ia kemudian memproduksi sendiri untuk dijual. Dari tangan Meike kemudian lahir aksesoris seperti anting, kalung, liontin, cincin, dan bros. Semuanya berupa lukisan batik di atas logam. Yang menarik, nama-nama produknya termasuk aneh untuk kategori perhiasan. Tengok saja misalnya nama-nama ini seperti Candi Kawung, Kanthil Sumunar, Jingglang Samarat Seser, Cecek Truntum, Payung Rinonce, Payung Sinulam, Payung 2003, Samudera Muncrat, Sudhetan Borobodur, Kyai Kluwung Samodra, atau Kargo Kanthil Kencana. Salah satu hasil karyanya bernama Pita pada tahun 2006 meraih penghargaan dari Indonesia Good Design Selection.

''Saya ini jengkel mengapa banyak plagiator. Padahal sumber inspirasi itu banyak sekali. Kebudayaan Jawa saja memberikan inspirasi yang luar biasa banyak,'' katanya. ''Seni kriya itu tak akan kehabisan sumber inspirasi,'' ia melanjutkan.

Ada pula organisasi nirlaba yang bergerak di bidang perhiasan, yaitu Mutumanikam Nusantara. Organisasi ini digagas oleh Ani Bambang Yudhoyono yang menghimpun perajin dan pengusaha perhiasan skala kecil dan menengah agar dapat berkembang dan melebarkan sayap ke luar negeri. Keikutsertaan Mutumanikam di JA Jewelry Summer Show, bukan untuk pertama kalinya pameran di AS. Tahun lalu, misalnya, organisasi ini mengadakan Pameran Perhiasan “Mutumanikam Nusantara: The Jewelry of the Indonesian Archipelago; an Exhibition of Indonesian Jewelry and Gemstones, di Konsulat Jenderal RI di New York. Organisasi ini tak hanya pernah berpameran di AS. Mutumanikam pernah juga mengadakan pameran di London, Inggris dan Osaka, Jepang. Pada kedua pameran itu pengunjungnya cukup antusias.

Mutumanikam sendiri memproduksi aneka perhiasan dari logam seperti emas, berlian, perak, dan mutiara. Bentuk perhiasannya beraneka ragam mulai dari cincin, gelang, kalung, anting, dan sebagainya. Menurut pengelolanya, Mutumanikam mencoba mencari produk-produk perhiasan dengan ciri khas Indonesia. Konsep itu kemudian dikembangkan agar memiliki mutu yang tinggi an diterima pasar internasional.

Pameran memang ujung tombak menembus pasar dunia. Keikutsertaan Indonesia di JA Jewelry Summer Show 2008 bisa jadi ujung tombak untuk makin melebarkan pasar perhiasan Indonesia, khususnya, di AS. Pameran ini sudah menjadi agenda pemburu perhiasan dunia karena banyaknya peserta dan pengunjung dari seluruh dunia. Pada penyelenggaraan tahun lalu, pameran ini diikuti oleh 1300-an peserta dari seluruh dunia. Jumlah buyer yang mengunjunginya mencapai 13.000-an orang. Menurut data BPEN, pelaku industri perhiasan yang hadir di situ adalah retailer independen, agen perhiasan dunia, jaringan department store, publikasi (media) online, televisi, dan sebagainya. Tentu saja Indonesia berharap banyak dari keikutsertaan yang pertama kali ini. Total ada 13 negara di luar AS yang mengikuti pameran itu.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang pertama kali ikut serta di pameran tersebut. Berdasarkan press release panitia, selain Indoensia, Korea Selatan dan Vietnam juga pertama kali ikut. “Indonesia akan mengadakan acara Pesta Selamat Datang yang akan dilaksanakan oleh Duta Besar Indonesia di AS Sudjadnan Parnohadiningrat,” tulisnya.

Menurut Direktur Indonesia Trade Promotion Center Los Angeles Dody Edward, pada pembukaan itu Indonesia memperkenalkan aneka produk perhiasan Indonesia dan sekaligus budaya Indonesia. “Ini pameran yang tidak boleh kami lewatkan,” kata Dody.

Sebenarnya secara individual (bukan dikooordinir lembaga seperti BPEN) sudah ada peserta dari Indonesia ikut JA Jewelry Summer Show yang diselenggarakan di Javitz Convention Center New York itu tahun lalu yaitu Reny Feby Jewelry (RFJ) dari Jakarta. Reny bukan sekali ini saja ikut pameran di luar negeri. Sudah beberapa kali ia ikut pameran perhiasan seperti di Eropa dan Asia. Ia kini sudah memiliki distributor di berbagai negara di dunia termasuk yang di AS.

Produk RFJ di pameran tahun 2007 itu cukup mendapat perhatian dari para pengunjung. Keunikannya terdapat pada bahan baku yang digunakannya. Reny membuat anting dan gelang dari bahan baku kayu ebony. Sekarang berbagai aneka perhiasan ia buat termasuk berbahan logam emas dan perak. Beberapa hasil desainnya dipakai perempuan ternama di negeri ini seperti Ani Bambang Yudhoyono (isteri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono), artis Vina Panduwinata, dan sebagainya. Reny termasuk salah satu desainer perhiasan yang berhasil dari Indonesia yang dikenal di mancanegera, padahal ia memulai usahanya baru tahun 2000. Ini membuktikan desainer Indonesia pun bisa bersaing di pasar dunia dengan meniti kariernya dari pameran-pameran internasional

Kripik Pisang Sidoarjo Tembus Ekspor Mancanegara

Kripik Pisang Sidoarjo Tembus Ekspor Mancanegara __Pasar penganan berbahan baku pisang belum tersedia di pasar internasional. Yang paling banyak diminati oleh konsumen dunia selama ini adalah kacang atau kentang," ujar Ida Widyastuti, pemilik rumah snack Mekar Sari, di kawasan Pondok Jati, Sidoarjo.

Ekspor perdana ke Singapora dan Malaysia masing-masing sebanyak 1 kontainer per minggu. Itu sesuai permintaan pasar camilan dari negara setempat. Sebelumnya, telah dilakukan penjajakan pasar ke kedua negara tersebut. Hasilnya, pasar penganan tradisional pisang bisa diserap pasar internasional bila memenuhi unsur penampilannya dengan kemasan metalizer, memiliki bar-code, dan sertifikasi halal.

Industri penganan tradisional Indonesia mulai eksis di mancanegara. Bahkan mulai awal 2012, aneka camilan pisang dari Sidoarjo bakal menembus pasar internasional, yakni Singapura dan Malaysia. Camilan pisang berbahan baku tanaman Pisang Agung itu akan bersaing dengan aneka camilan kemasan produk industri berskala internasional.

"Pasar penganan dunia terbuka untuk bahan baku pisang, sehingga mulai Januari 2012 ini kami siap ekspor ke Singapura dan Malaysia," katanya sembari menunjukkan produk yang siap ekspor itu.

Camilan ini rencananya dilepas dengan harga Rp 5.500 per kemasan berat bersih 60 mg. Disiapkan lima rasa yakni balado, barbeque, pisang gurih, ayam bakar, dan schrimpt. Menurut Ida, camilan pisang Mekar Sari ini sasaran pasarnya adalah pasar modern dan pasar tradisional.

"Cita rasa lidah masyarakat Singapore dan Malaysia tak jauh beda dengan masyarakat Indonesia. Karena itu, pasar kedua negara itu merespon tinggi camilan pisang saat kami melakukan penjajakan pasar pada November lalu," tambah Ida yang belum lama ini dinobatkan oleh tabloid Nova sebagai Wanita Inspiratif 2011 itu.

Produk camilan pisang agung Mekar Sari ini telah membanjiri pasar tradisional di Tanah Air. Untuk memenuhi pasar tradisional Jawa Barat (Bandung, Bogor, Jakarta, Lampung) tiap minggu sebanyak 5 ton. Sedangkan distribusi untuk ke wilayah timur yakni pasar tradisional Bali sebanyak 5 ton per minggu,Bahan baku pisang agung yang dimiliki rumah snack Mekar Sari saat ini terhampar di atas lahan 200 hektare di Trenggalek. Pihaknya melakukan budidaya pisang agung dengan sistem plasma dengan petani pisang Trenggalek. Hasil panen pisang agung itu diolah dalam berbagai macam camilan pisang, seperti kripik pisang.

Kemasan kripik pisang yang dilepas ke pasar tradisional di Tanah Air berharga jual Rp 87 ribu untuk berat kotor 5 kg dalam kantong plastik besar. Dari kemasan 5 kg itu, sesampainya di pasar tradisional Bali dan Jawa Barat dipecah-pecah oleh pedagang setempat dalam berbagai kemasan,"Ada yang dijual per kg ada juga yang dikemas ulang oleh pedagang di daerah dan dilabel dengan merk dagang lain. Pasar di Bali banjir dengan kripik pisang Agung produk kami," ungkap wanita kelahiran Demak, Jawa Tengah.

Kripik Pisang Sidoarjo Tembus Ekspor Mancanegara

Cara Ekspor /Impor Barang Luar Negeri

cara ekspor /impor barang luar negeri __Ketika anda ingin bisnis anda berkembang, kita juga harus meliri / menguasai pasar luar negeri. Oleh karena itu, kita harus mampu menjual barang produksi kita keluar negeri dengan cara ekspor. Bisnis ekspor-impor di Indonesia tumbuh dengan cepat seiring dengan tumbuhnya permintaan dari dalam dan luar negeri.

Berikut ini adalah cara ekspor impor barang:

1.>>> CARA IMPOR Produk/Barang Luar Negeri

1. Kita menghubungi perusahaan di luar negeri yang menjual produk yang kita inginkan. Kemudian kita melakukan order.
2. jenis pembayaran bisa menggunakan cara TT (telegraphic transfers) atau bisa juga dengan menggunakan LC (letter of credit)
3. Bila kita menggunakan LC, kita harus menghubungi bank devisa untuk membuka LC dengan melampirkan PO (Purchase Order). Kemudian bank devisa akan menghubungi bank koresponden di negara supplier dan memerintahkan bank koresponden tersebut untuk menghubungi supplier bahwa telah diterbitkan LC atas order kita ke mereka
4. Setelah oder kita selesai dikerjakan dan siap dikirim, kita akan mendapat pemberitahuan dari supplier berupa dokumen BL, INV, PL yang dikirim by fax dan original dokumen dikirim ke bank korespinden untuk mendapatkan pembayaran.
5. Proses selanjutnya kita sebagai importir harus membuat PIB (Pemberitahuan Impor Barang) di warung EDI (Electronic Data Interchange) yang telah ditunjuk Dirjen Bea Cukai
6. Dari PIB yang telah dibuat, akan diketahui berapa PPH nya yang akan dibayar, maka PIB tersebut ditutup di bank atau PPH nya dibayar antara komputer bank dengan Bea Cukai yang telah online
7. Kemudian kita juga harus mengurus custom bond (asuransi) yang bertujuan untuk menjaminkan jumlah biaya bea masuk dan PPN terhadap importir sesuai dengan yang tercantum di PIB
8. Kemudian dokumen yang telah dibayar di bank beserta custom bond diajukan ke BAPEKSTA (Badan Pelayanan Kemudahan Ekspor dan Pengolahan Data Keuangan) untuk keperluan penerbitan STTJ (Surat Tanda terima Jaminan) yang digunakan untuk mengeluarkan barang dari petugas Bea Cukai.
9. Pada saat proses pembuatan PIB, Warung EDI berhak untuk mentransfer dokumen milik importir ke Bea Cukai secara online yang sebelumnya pihak EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) mengecek container dan menukar BL ke forwarder untuk mendapatkan DO (Delivery Order). DO ini dibawa ke Bea Cukai untuk keperluan proses in clearing barang.
10. Apabila semua oke, pihak Bea Cukai akan memberikan respon kepada importir dan menyuruh importir untuk segera menyampaikan dokumen ke Kantor Bea Cukai yang bersangkutan.
11. Pihak Bea CUkai akan meneliti dokumen dari importir tersebut.
12. Setelah diterima dan diteliti fisik dokumen tersebut serta disesuaikan dengan data yang telah ditransfer terdahulu, maka Bea Cukai akan mengeluarkan SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang). Lain halnya jika Bea Cukai mencurigai dokumen yang mereka terima, maka PIhak Bea Cukai akan menerbitkan PJM (Pemberitahuan Jalur Merah)
13. Dengan membawa SPPB dari Bea Cukai maka kita bisa mengeluarkan barang yang kita import dari pelabuhan.

CARA EKSPOR Produk/barang Ke luar Negeri:

1. Kita harus bisa menemukan buyer/pembeli dari luar negeri. Database buyer bisa diperoleh dari beberapa sumber. Bisa melalui mengikuti pameran, menghubungi perwakilan dagang, dll
2. Proses selanjutnya adalah kita menawarkan produk kita kepada buyer. Kita harus bisa menunjukkan keunggulan kualitas dan beberapa keunggulan lainnya sehingga buyer tertarik dengan produk kita. Sampai pada akhirnya buyer melakukan transaksi pembelian.
3. Prosedur ekspor yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
4. Menyiapkan SI (shipping instruction) ke pelayaran yang dilengkapi dengan Invoice dan Packing List
5. Setelah itu, pihak pelayaran akan mengeluarkan DO (Delivery Order) yang berisi informasi tentang container berupa nomer seal dan nomer container, Nama feeder (nama kapal pegangkut), dll
6. Berdasarkan Do tersebut, kita kemudian harus mengurus PEB (Pemberitahuan Ekxpor Barang) yang akan menjadi cikal bakal diterbitkannya COO (Certificate of Origin)
7. Setelah container berangkat, pihak pelayaran akan menerbitkan BL (Bill of Lading)
8. Kemudian kita bisa menagih pelunasan pembayaran order dari buyer dengan mengirimkan via fax/email dokumen: BL, Packing List, Invoice, dan COO
9. Dokumen asli baru kita kirim ke buyer melalui jasa pengiriman apabila uang pelunasan order telah masuk ke rekening kita
..
semoga Cara Ekspor /Impor Barang Luar Negeri ini bisa bermanfaat bagi anda yang inging mengembangkan bisnis anda dengan mengintegrasikan Produk/Barang Luar dan Dalam Negeri

Salam Bisnis Mudah

Peluang Bisnis Luar negeri mancanegara

Peluang Bisnis Luar negeri mancanegara__Kebutuhan akan tenaga kerja di suatu negara berbeda satu sama lain. Brunai Darussalam, misalnya, sangat terbuka kesempatan sebagai guru, dan bekerja di perhotelan. Sedangkan Amerika dan Kanada biasanya membutuhkan mereka yang ahli di bidang teknologi dan medis seperti perawat.

Dalam bayangan sebagian besar masyarakat, bekerja di luar negeri identik dengan menjadi TKI di sektor-sektor informal. Padahal, peluang untuk bekerja di sektor formal juga cukup besar. Sebab, beberapa negara sudah membuka diri melalui Foreign Trade Agreement yang memungkinkan pekerja terampil asing bekerja di sana, termasuk dari Indonesia. Peluang kerja tersebut selain Malayasia, Singapura, Brunei Darussalam, negara Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.

Tapi, Anda tidak perlu pesimis, karena tidak menutup kemungkinan, terbuka juga peluang di bidang lain. Ada banyak cara untuk mendapatkan informasi kerja di sana, di antaranya:

1. Departemen Tenaga Kerja
Setiap departemen tenaga kerja di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, rutin memajang iklan lowongan pekerjaan di beberapa negara. Di sini biasanya ada perusahaan penyalur tenaga kerja resmi yang mendapatkan job order dari pengguna jasa atau agensi lain di luar negeri. Biasanya, perusahaan perekrutan ini juga mengiklankan lowongan kerja di surat kabar dan internet.

Selain itu, informasi juga bisa Anda dapatkan lewat networking, bisa teman atau saudara yang sudah tinggal dan bekerja di sana. Perluaslah lingkungan pergaulan Anda. Jangan sungkan menanyakan lowongan pekerjaan pada teman yang berdomisili di luar negeri yang sesuai dengan keahlian Anda. Jika belum mempunyai networking di negara yang menjadi incaran Anda, mulailah mencari lewat chatting. Jalinlah pertemanan di dunia maya. Karena mungkin saja dari sini peluang itu datang.

2. Perusahaan Asing
Jika telah bekerja di perusahaan multinasional, sebenarnya Anda sudah berjalan selangkah untuk menggapai mimpi. Beberapa perusahaan multinasional di sini, juga membuka peluang cukup besar pada Anda untuk bekerja di luar Indonesia. Tak menutup kemungkinan, jika Anda terlihat sangat qualified, Anda akan dipindah ke anak cabang di negara lain. Kesempatan yang datang bisa berupa pindah lokasi kerja, magang selama beberapa bulan, bahkan ada yang dikontrak 1-2 tahun di negara yang ditentukan perusahaan. Beberapa perusahaan asing juga memberi kesempatan karyawannya untuk melamar pekerjaan di perusahaan lain di luar Indonesia atas referensi atasannya.

3. Dunia Maya
Media internet banyak sekali menyajikan berbagai informasi mengenai lowongan kerja. Ragam lowongan yang diinformasikan juga beragam, sesuai bidang dan keterampilan Anda. Caranya, setelah situs kerja terbuka, kliklah region atau negara yang ingin dituju. Dari situ bisa dilihat perusahaan dan bidang-bidang apa saja yang dibutuhkan, beserta persyaratannya. Anda tinggal mengirim lamaran Anda ke sana. Selain dengan jalan mencari info lowongan kerja, Anda juga bisa mengiklankan diri Anda di situs tersebut. Kemukakan secara spesifik bidang dan keterampilan yang dimiliki. Situs-situs yang bisa Anda datangi di antaranya www.jobsdb.com, www.americajobnet.com, www.karir.com, www.msn.com, www.monster.com, www.usajobs.com, www.opm.gov, dan www.jobs-visa.com

4. Head hunter
Anda bisa mendatangi situs-situs head hunter di luar negeri dan mem-posting CV atau resume Anda. Sebagian besar head hunter memang mendahulukan pencari kerja lokal, tapi jika kualifikasi yang Anda miliki tidak ditemui oleh calon-calon dari negaranya, besar kemungkinan Andalah yang terpilih. Untuk memudahkan Anda mencari head hunter di luar negeri di internet, Anda bisa mencoba kata kuncinya, executive search firm, atau recruitment and placement. Di web ini akan menerangkan secara rinci bagaimana mem-posting resume Anda. Carilah kata-kata How to Apply for Jobs atau yang sejenisnya.

5. Terjun Bebas
cara ini sangat riskan>beresiko tinggi,. Dengan berbekal modal nekat dan keberuntungan, biasanya mereka berangkat ke negara yang dituju, karena Anda tak punya izin kerja di sana dan sewaktu-waktu bisa dideportasi pihak berwenang. Biasanya visa yang digunakan adalah visa kunjungan atau wisata. Anda juga harus punya dana besar untuk biaya hidup di sana selama beberapa bulan, minmal tiga bulan sebelum Anda mendapat pekerjaan. Dan yang lebih penting, Anda harus menyiapkan uang untuk sewaktu-waktu kembali ke Indonesia.

Semoga Peluang Bisnis Luar negeri mancanegara__ bermanfaat..!!!!!!!!

Peluang Memulai Bisnis Di Australia

Peluang Bisnis Mancanegara Di Australia _
sekarang dengan adanya The Indonesia Australia Business Council(IABC)para pengusaha yang ingin memasarkan produknya ke negeri kanguru/australia sangat mudah.

The Indonesia Australia Business Council(IABC) adalah asosiasi bisnis yang mewakili kepentingan bisnis sektor swasta dalam hubungan komersial antara Indonesia dan Australia.
Didirikan pada tahun 1989, IABC adalah hasil merger antara DKSPIA atau Dewan Kerjasama Pengusaha Indonesia Australia (Asosiasi Pengusaha Indonesia dan Australia) dan Kamar Dagang Australia di Indonesia (Austcham). Kedua kelompok bisnis utama yang beroperasi di Indonesia selama 15 tahun sebelum merger.
IABC ini berafiliasi dengan Kamar Dagang Indonesia dan Industri (Kadin Indonesia), dan bekerja sangat erat dengan Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Hal ini memungkinkan IABC untuk mewakili kepentingan bisnis dan komersial bisnis di Indonesia dan Australia bergerak dalam bidang investasi dan perdagangan bilateral, hingga tingkat Pemerintah. IABC juga bekerja sama erat dengan organisasi sister di Australia, Australia Indonesia Business Council (AIBC).
IABC diatur oleh suatu Badan Eksekutif dipilih oleh keanggotaan setiap dua tahun. Badan Eksekutif didukung oleh Sekretariat Nasional, yang dikelola oleh tim profesional yang dipimpin oleh seorang Direktur Eksekutif. Saat ini ada IABC Cabang di Jawa Tengah (Semarang) dan Jawa Timur (Surabaya). Cabang Bali adalah dalam proses pembentukan kembali.

Disaping itu The Indonesia Australia Business Council(IABC)mempunyai misi untuk menyediakan sebuah organisasi jaringan ramah untuk perusahaan, organisasi dan bisnis semua, seluruh warga yang terlibat atau tertarik dalam bisnis antara Indonesia dan Australia. IABC ini berfokus pada:

Meningkatkan Indonesia-Australia hubungan bisnis dan membina persahabatan antara masyarakat bangsa masing-masing.
Mengkomunikasikan peluang investasi dan bisnis baik di Indonesia dan Australia.
Menyediakan forum untuk menampung semua jenis bisnis.

Melayani sebagai kelompok lobi untuk memajukan kepentingan bisnis anggota.
Melayani sebagai badan konsultatif kepada pemerintah, sektor industri dan kamar dagang dan industri.

Membangun organisasi nasional dengan mendirikan cabang di kota-kota besar di Indonesia. IABC juga secara rutin menyelenggarakan antara 25-30 kegiatan setiap tahun dalam bentuk pertemuan bisnis, breakfast briefing, business luncheon, seminar/workshop dan business conference. Selain kegiatan rutin tersebut, IABC juga sering menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam rangka mendukung kerjasama ekonomi bilateral atas permintaan Pemerintah Indonesia dan Australia, misalnya kegiatan Business Dialogue antara Pemerintah dengan swasta dalam pertemuan Indonesia-Australia Ministerial Forum (IAMF); kegiatan memimpin delegasi bisnis menyertai Menteri Perdagangan RI dalam pertemuan Indonesia-Australia Trade Ministers Meeting; dan kegiatan pertemuan bisnis bagi Menteri/Pejabat Pemerintah Australia yang sedang berkunjung ke Indonesia.

Sedangkan Mengenai Kemitraan / Partnerships IABC

IABC bekerja sama secara aktif dengan organisasi lain di Indonesia dan Australia. IABC ini bekerja erat dengan Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar di Jakarta, terutama dengan Bagian Ekonomi dan Austrade. IABC juga bekerja sama dengan Departemen Pemerintah Indonesia, khususnya dengan departemen yang terkait dengan urusan ekonomi.

IABC adalah anggota dari Business International Chamber (IBC), sebuah badan konsultatif dari 15 ruang internasional dan bilateral asosiasi perdagangan dan bisnis. IBC ini membahas isu-isu yang mempengaruhi bisnis dan investasi di Indonesia dan menyampaikan masukan kepada Pemerintah Indonesia. Melalui KPI, IABC mampu menyalurkan melalui keprihatinan bisnis Australia dan investasi di Indonesia. Saat ini, IABC memegang kepemimpinan dari KPI.

Para IABC bertindak sebagai Komite Bilateral untuk Australia dalam Kamar Dagang Indonesia dan Industri (KADIN Indonesia). Dalam kapasitas ini, IABC mampu memberikan masukan bagi pengembangan hubungan Australia Indonesia komersial. IABC ini sering dikonsultasikan oleh Pemerintah Indonesia pada isu-isu yang berkaitan dengan hubungan bilateral.

IABC ini juga merupakan bagian dari jaringan regional Austchams dan Dewan Bisnis di Asia. Hal ini memungkinkan IABC untuk disimpan informasi tentang pembangunan daerah, khususnya di negara-negara ASEAN. Anggota IABC juga dapat menikmati hak istimewa timbal balik anggota dan jaringan dengan bisnis lokal ketika mereka mengunjungi negara-negara di Asia.

Semoga artikel Peluang Bisnis Mancanegara Di Australia bermanfaat untuk anda..>>!!!!!!!!!!

Salam Bisnis Mudah

Peluang Memulai Bisnis Mancanegara Di italia

Peluang Memulai Bisnis Mancanegara Di italia
Mengapa Memulai Bisnis Di Italia?

Kita semua tahu Italia melakukan fashion, makanan dan budaya kemahiran mengagumkan juga. Anda akan kehabisan jari, kaki dan fitur anatomi lainnya mencoba untuk menghitung merek mereka dan industri: Ferrari, Fiat, Lamborghini, Peroni, Armani, Versace, Gucci, D & G, Pirelli. Daftar berjalan dan terus, merek adalah nama tengahnya

Kehidupan manis. Cara Italia hidup. Bahkan sulit pasca-perang tahun tidak bisa menahan pandangan romantis ini terhadap kehidupan. Tapi hal-hal tidak selalu begitu optimis. Negara berbentuk boot-telah mengalami sebuah ironis menendang untuk sampai ke tempat sekarang ini. Ini telah mengatasi fasisme, stereotip, korupsi dan PR asing negatif untuk membuktikan kecemerlangan belaka, dan terus berkembang sebagai salah satu top-sepuluh negara di dunia. Italia sekarang mampu untuk memamerkan dan membanggakan percaya diri, dan tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk bergabung di catwalk perdagangan.

Italia mungkin telah disempurnakan penyiksaan terhadap birokrasi untuk sebuah bentuk seni, tetapi jelas akan sesuatu. Bahkan, segala sesuatunya menjadi lebih daripada dilakukan. Mereka mendapatkan besar. Mereka mendapatkan sukses. Mereka bisa diekspor. Sebuah kecenderungan yang menonjol ke arah kewirausahaan adalah lebih dari jelas. Tapi di mana investor asing datang ke dalam semua ini? Di mana Anda cocok?

Flirting di Italia bukan hanya cadangan dari kuda jantan dan signoras. Pemerintah dan asing investor telah merayu satu sama lain selama bertahun-tahun. Ada banyak lembaga pembangunan yang akan membantu Anda mendapatkan kaki di pintu kewirausahaan, memberikan banyak insentif, undangan dan kekebalan. Itu setara perusahaan untuk membayar makan malam, perbedaan adalah, selalu ada akhir yang bahagia.

Hal yang tidak benar-benar mendapatkan lebih menarik daripada ini, dan jika Anda siap untuk membuat komitmen, kemudian jadi adalah Italia. Baca terus untuk mengetahui mengapa hal itu mungkin saja cocok dibuat di surga.
Apakah mata uang dan nilai tukar?

Mata uang yang digunakan di Italia, bersama dengan anggota Uni Eropa sesama, adalah Euro.
Apa itu populasi?

Italia memiliki kepadatan penduduk tertinggi kelima di Eropa, dengan kebanyakan dari mereka tinggal di ibukota, Roma. Populasi dalam lebih dari 58 juta: 4 juta di antaranya adalah imigran.
Apa perbedaan waktu?

Zona Waktu: GMT +1 jam.
Bagaimana cuaca / iklim?

Italia manfaat dari iklim yang adil dan sedang. Ada lima zona iklim utama: zona Alpine, dataran Italia utara, daerah Tyrrhenian, pantai Adriatik, dan zona Mediterania.

Daerah Alpine utara mengalami musim dingin yang keras dengan banyak hujan dan salju, dan musim panas yang sangat ringan. Namun, kondisi cuaca sangat bervariasi tergantung pada ketinggian.

Dataran Italia utara (atau 'Po wilayah) memiliki kondisi cuaca kontinental dengan cukup dingin, musim dingin bersalju, tapi hangat, musim panas ringan. Kota Utara seperti Torino, dan dapat menjadi sangat dingin, lembab dan berkabut dengan suhu jatuh ke 0-7C (30-45F) pada musim dingin. Sebagian besar curah hujan terjadi pada semester pertama tahun ini.

Wilayah Adriatik juga menanggung musim dingin. Kondisi meningkatkan untuk nyaman menghangatkan di musim panas.

Di sisi barat negara itu adalah wilayah Tyrrhenian mana cuaca membawa musim dingin yang sejuk, musim panas yang hangat dan hujan yang cukup. Suhu di berfluktuasi antara yang terendah 5-6C (40-42f) di musim dingin, dan tinggi 26-30C (79-87F) selama bulan-bulan hangat.

Di daerah Mediterania, yang mencakup semua daerah selatan Italia, curah hujan sering di musim dingin, meninggalkan musim panas gersang dan panas.
Bahasa

Pengetahuan tentang bahasa Inggris cukup luas dalam bisnis Italia, tetapi jauh lebih sedikit sehingga di selatan. Namun, ini tidak berarti Anda lolos!

Pengusaha dan investor perlu, jika mungkin, untuk mengatur cara berkomunikasi dalam bahasa Italia dengan otoritas publik, lembaga dan mitra bisnis potensial. Pentingnya kontak pribadi di bidang bisnis Italia tidak dapat terlalu ditekankan, dan itu selalu baik dilakukan dalam bahasa bangsa.
Ekonomi gambaran

Italia milik Kelompok-of-Eight (G8) negara industri, Uni Eropa (UE), dan Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Salah satu fitur menonjol dari ekonomi Italia adalah kecenderungan ke arah kewirausahaan - terlihat dalam jumlah yang sangat tinggi usaha kecil dan menengah: 98% dari 4 juta lebih perusahaan mempekerjakan kurang dari 19 orang (rata-rata adalah 4 karyawan per perusahaan).

Kebajikan ekonomi Italia, karena itu, dalam pengolahan dan pembuatan barang, terutama di perusahaan kecil dan menengah. Negara berbentuk boot-telah agak kurang berhasil dalam hal memproduksi perusahaan multinasional kelas dunia. Selain itu, perusahaan kecil dan menengah umumnya memproduksi produk yang tidak berteknologi maju sebagai pesaing mereka dan, karena itu, tidak dapat selalu memenuhi kompetisi internasional.

Sektor yang paling berkembang dari industri Italia termasuk manufaktur, mekanik, sektor konstruksi, bahan kimia, dan industri transportasi. Sebuah kontribusi yang signifikan terhadap kekayaan nasional yang dihasilkan oleh produk 'made in Italy'.
Apa keuntungan kunci untuk mendirikan bisnis di Italia?

Posisi geografis Italia (di pusat Mediterania dan link infrastruktur dengan negara-negara Eropa) memungkinkan untuk membentuk persimpangan jalan untuk perdagangan internasional, jembatan alami antara Eropa dan Afrika.

Italia, terutama di utara sejahtera, memiliki salah satu yang tertinggi pendapatan per kapita di Eropa. Konsumen Italia yang canggih dan menuntut, terutama dalam hal kualitas. Tradisional, berkualitas tinggi barang-barang konsumen Inggris sering melakukannya dengan sangat baik, dan desainer barang atau merek fashion yang diakui juga sangat populer. Peralatan teknologi, Inggris, dan komponen memiliki reputasi yang baik, dan inovatif-produk berkualitas tinggi selalu menarik.
Apa yang penting tahu?

Investor asing harus menyadari Hukum Uni Eropa yang berlaku.

Investor asing bebas untuk mengadopsi segala bentuk investasi bisnis di Italia, dan dapat mengakuisisi saham di atau mengambil kendali dari perusahaan yang telah diatur.

Jual bisnis ke Italia paling baik dilakukan dengan mendelegasikan agen atau distributor. Namun, perlu diwaspadai dalam merencanakan kontrak tertulis, mungkin lebih baik diatasi dengan bantuan dari seorang penasihat profesional. Kesepakatan verbal juga dapat diselenggarakan baik pada hukum. Selain itu, tidak disarankan agar anda mengadakan kontrak dari jarak jauh atau di atas dasar pertemuan di wilayah netral. Pastikan Anda sudah familiar dengan perwakilan Anda, kemampuannya, aset (kantor, staf, dll), basis pelanggan dan hubungan industrial.

Menyiapkan bisnis di Italia harus didekati sama untuk setiap pasar berkembang dan kompetitif lain. Eksportir perlu menyadari perbedaan budaya. Secara umum, Anda perlu mengembangkan hubungan bisnis yang efektif dan dapat diandalkan pada tingkat pribadi. Personil penting harus terlibat dari awal dan harus memiliki kualitas yang cukup untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan mereka asal Italia itu.

Pengusaha harus menemukan cara untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris, baik tertulis atau lisan. Bisnis besar akan memiliki staf pada semua tingkat yang fasih berbahasa Inggris, dan bahasa Inggris lebih umum dalam bidang bisnis daripada di masyarakat.

Pelantikan korespondensi, serta dokumen-dokumen produk sastra dan tender, harus diterjemahkan ke dalam bahasa Italia oleh seorang profesional, dan idealnya diikuti dengan panggilan e-mail atau telepon. Ada banyak sekolah bisnis yang dapat menawarkan penempatan untuk membantu Anda dengan ini. Selain itu, dengan menggunakan bahasa Italia dalam dokumen, seperti faktur, akan membantu untuk memperjelas maksud Anda dan menghilangkan kebingungan atau kesalahpahaman.

Penting bagi perusahaan adalah mendapatkan produk atau layanan ke pasar tepat waktu. Pilihan utama untuk ini adalah:

* Jalan
* Rail dan udara angkutan
* Post, paket udara pos atau ekspres / jasa kurir

Semua metode ini, tentu saja, tergantung pada persyaratan produk untuk waktu, biaya dan keamanan.

Italia umumnya memiliki infrastruktur transportasi sehat, meskipun lalu lintas berat kadang-kadang menyebabkan kemacetan di dalam dan sekitar utara utama dan pusat kota. Hal ini sering dapat menyebabkan keterbatasan lalu lintas yang parah, membuat pengiriman lokal sulit. Berat barang transportasi di jalan raya dalam biasanya terbatas atau sanksi pada hari Minggu dan beberapa hari libur. Pelanggaran peraturan ini dapat di kali menyebabkan denda berat, penyitaan surat izin mengemudi dan menyita kendaraan. Pengangkutan perusahaan transportasi juga harus waspada menjadi target yang tidak bersalah penyelundup (obat yaitu dan tembakau).

State Railways Italia menawarkan cara murah dan dapat diandalkan transportasi penumpang. Angkutan komersial terutama dilakukan melalui jalan darat, tapi kereta api juga mengambil barang jarak semakin lebih lama. Meskipun, berhati-hatilah bahwa beberapa layanan pengiriman internasional dari kereta api telah menjadi subyek dari infiltrasi oleh imigran ilegal bepergian melalui ke.
Penyimpanan

Gudang dan ruang penyimpanan di kota besar. Namun, direkomendasikan bahwa Anda berkonsultasi dengan penasihat hukum sebelum memasuki perjanjian apapun.
˘